Di tengah hiruk pikuk perkembangan zaman dan tantangan generasi muda, sebuah langkah bersejarah lahir dari Kota Yogyakarta. Ratusan pelajar Muhammadiyah dengan wajah penuh semangat berdiri tegak di halaman Komplek Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan. Mereka bukan sekadar siswa biasa, tetapi calon duta ketertiban yang siap menjadi teladan bagi teman sebaya maupun masyarakat.
Puncak program ini ditandai dengan Pengukuhan JATAYU (Praja Kota Yunior) di Komplek Perguruan Muhammadiyah Purwodiningratan, yang terdiri dari SD Muhammadiyah Purwodiningratan, SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dan SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Momen bersejarah tersebut dilantik langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dan didukung penuh jajaran pejabat pemerintahan, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta menegaskan bahwa JATAYU merupakan wadah strategis untuk mencetak pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan.
“Kader Jatayu bukan sekadar komunitas pelajar, melainkan duta ketertiban yang akan membawa pesan kebaikan di sekolah maupun masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang bagi terciptanya Yogyakarta yang aman, tertib, dan berbudaya,” tegas Wali Kota.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi dunia pendidikan dengan instansi pemerintahan, yang melibatkan Satpol PP Kota Yogyakarta, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta TNI Angkatan Udara sebagai mitra pembina.
Dengan dikukuhkannya Jatayu secara resmi, diharapkan organisasi ini mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam mengasah kepemimpinan, memperkuat rasa persaudaraan, dan mengembangkan potensi diri. Lebih dari itu, Jatayu diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dalam menjunjung nilai disiplin, solidaritas, serta pengabdian nyata bagi masyarakat.


